Tampilkan postingan dengan label Google. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Google. Tampilkan semua postingan
Cortana merupakan sebuah asisten virtual hasil kembangan Microsoft yang tersedia pada Windows 10 secara bawaan. Kini raksasa software telah menggulirkan update terbaru untuk Cortana, yakni berupa setting baru “Special Day” yang dapat diaktifkan atau dinonaktifkan sesuai dengan prefensi pengguna.

Masuk ke pilihan Notebook, Anda akan menjumpai sebuah listing baru bernama “Special Day”, dan ketika Anda memilih opsi itu Anda akan melihat Cortana menawarkan greetings atau salam pada hari tertentu seperti misal hari Natal atau ucapan selamat tahun baru. Ya, ucapan dari Cortana ini memang sesuai dengan tanggal tertentu pada kalender.
Seperti yang dilansir dari Phone Arena, Senin (07/12/2015), fitur tersebut tak hanya menyambangi Cortana untuk semua perangkat Windows saja, namun juga tersedia untuk perangkat Android yang telah menginstal aplikasi tersebut. Pengguna Android yang sudah mendaftar pada program uji coba Cortana untuk Android akan mendapat update tersebut.
Selain itu pengguna iPhone juga akan kebagian asisten virtual Cortana yang akan berjalan berdampingan dengan Siri. Sebuah aplikasi dalam versi beta telah disebarkan melalui program Apple TestFlight. Microsoft sendiri tampaknya lebih tertarik dengan Cortana versi iOS ketombang Android, dan mereka memiliki tujuan agar jutaan pengguna Cortana iOS dapat menghubungkan perangkatnya dengan PC Windows 10.
Namun hingga saat ini belum jelas, kapan Microsoft bakal meluncurkan program Cortana untuk iOS dengan versi final, karena telah banyak pengguna iPhone yang menanti-nanti kehadirna Cortana untuk iOS. Dengan begitu, pengguna iPhone juga akan mendapat sapaan atau ucarapn hari spesial.

CALIFORNIA - Euforia menjelang peluncuran seri Star Wars terbaru bukan hanya membuat Google tertarik membuat aplikasi Awaken the Force Within, tetapi juga merambah ke program lainnya.
Berdasarkan situs resmi Star Wars yang dilansir Mashable, Kamis (26/11/2015), Google akan meluncurkan pengalaman virtual reality Star Wars untuk Google Cardboard. Experience yang akan diluncurkan pada 2 Desember 2015 itu sebagai bagian dari aplikasi resmi Star Wars: The Force Awakens, yang dijadwalkan akan ditayangkan serentak di bioskop pada 17 Desember 2015.
Aplikasi Star Wars ini tersedia untuk iOS dan Android. Sedangkan, bagi yang ingin sepenuhnya hanyut dalam konten universe Star Wars di Cardboard, Verizon Store akan memiliki empat kustom Google Cardboard yang melekat dengan citra Star Wars mulai 2 Desember.
Kekaguman Google untuk Star Wars ini merupakan bagian dari kerjasama yang terjalin dengan Disney dan Verizon. Pada Senin lalu, raksasa mesin pencarian meluncurkan mini situs yang memungkinkan pengguna memilih menjadi light dan dark side bertema Star Wars.
Tidak hanya itu, mini situs yang dikeluarkan Google tersebut terintegrasi dengan layanan Google, misalnya Gmail, Search, dan beberapa layanan Google lainnya.
Seperti yang kita ketahui, Google saat ini merupakan penguasa jagat dunia mobile melalui sistem operasi Android miliknya. Saat ini, perangkat yang menggunakan sistem operasi Android menduduki posisi tertinggi dengan bermacam-macam vendor dibaliknya.
Namun Google nampaknya belum puas menguasai dunia mobile dengan sistem operasi mobile saja. Ada banyak perbedaan antara Android dan iOS, sistem operasi Android didukung oleh banyak penyedia prosesor seperti Qualcomm, MediaTek, bahkan Samsung, sedangkan untuk iOS didukung dengan hardware rancangan Apple sendiri. Masalah utama yang dihadapi Android adalah adanya fragmentasi, dan Google dikabarkan akan meniru Apple dalam hal ini.
Rumor ini pertama kali dikabarkan oleh The Information, yang megatakan bahwa Google akan bertemu dengan perusahaan produsen chip untuk membicarakan rencana pembuatan chip rancangan Google. Pembicaraan tersebut rencananya berlangsung pada musim gugur ini, namun tidak diketahui dengan siapa Google akan mengadakan pembicaraan untuk merancang chip besutannya.
Selain itu, tujuan Google berencana merangcang chip untuk Andorid agar mereka dapat menerapkan berbagai fitur-fitur menarik di dalamnya. Fitur yang akan ditambahkan seperti Augmented dan virtual reality serta fitur lainnya yang dapat dimanfaatkan dari kolaborasi antara hardware dan software yang sangat erat.
Rencana Google ini memang harus ditunggu realisasinya, entah berita tersebut benar atau tidak, namun dampak positifnya perangkat Android akan semakin optimal kinerjanya. Mungkin ada yang beranggapan bahwa rencana Google ini akan mematikan bisnis manufaktur dari produsen chipset, namun bisa saja rencanya Google merancang chipset sendiri dapat dijadikan sebagai refrensi bagi para manufaktur chip agar dapat membuat chip yang bisa lebih dekat dengan sistem operasi Android.

IM-Tekno.blogspot.com-Belum lama ini Google secara resmi mengumumkan versi Android M dengan nama 'Marshmallow'. Banyak pecinta Android yang tak sabar ingin mencoba sistem operasi mobile anyar tersebut.

Sebagai langkah awal, Google merilis Android M Developer Preview 3 untuk bisa diinsal oleh developer maupun pengguna. Dengan catatan, Adroid M developer preview 3 hanya kompatibel dengan Nexus 5, Nexus 6, Nexus 9, dan Nexus Player. Demikian seperti dikutip dari laman Androidpit, Selasa (1/9/2015).

Jadi kesimpulannya, jangan sekali-kali mencoba untuk menginstalnya di perangkat apapun. selain yang disebut diatas. Proses ini juga akan menghapus semua data yang ada di perangkat. Pastikan untuk melakukan backup data terlebih dahulu sebelum Anda menginstalnya.
IM-Tekno.blogspot.com- Pernah kejadian salah mengirim email? Kesalahan seperti ini kini bisa dikoreksi lho. Terlebih kalau Anda menggunakan email Gmail. Layanan email milik Google tersebut kini telah secara resmi mempunyai fitur bernama ‘Undo Send’.
kredit: Venturebeat
Dilihat dari namanya, tentu sudah terlihat dong kemampuan dari fitur ini. Yup tak lain adalah kemampuan untuk membatalkan pengiriman email yang sebelumnya sudah telanjur terkirim. Bakal sangat membantu terlebih bagi para pengguna Gmail yang kerap salah dalam mengirim email.

Fitur ini sebenarnya bukanlah sebuah fitur baru. Pihak Google memperkenalkan fitur ini sejak tahun 2009. Namun pada saat itu fitur ‘Undo Send’ ini masih dalam tahap eksperimen. Dan kini, pihak Google pun telah secara resmi menghadirkan fitur ini pada Gmail versi web.

Pengguna Gmail pun bisa mengatur durasi pembatalan email terkirim pada fitur ‘Undo Send’ ini. Rentang waktu yang diberikan oleh Google berkisar dari 5 detik hingga 30 detik. Jadi, kalau Anda lupa telah salah kirim email melebihi batas waktu tersebut, tentu saja fitur ini tak bisa digunakan.

sumber: beritateknologi.com

im-tekno.blogspot.com. Sistem operasi Android versi terbaru yang disebut Android M atau Android versi 6.0 kabarnya akan diperkenalkan ke hadapan publik pada acara konferensi Google I/O di San Fransisco, California, pada 28 Mei 2015 mendatang.

Meski hingga kini belum ada konfirmasi resmi dari pihak Google, namun berbagai gosip terkait Android generasi teranyar itu terus bergulir. Salah satu informasi yang kini sedang ramai diperbincangkan adalah terkait dua fitur unggulan baru yang bakal diusung Android M.

 
Menurut yang dilansir laman Android Police, Rabu (13/5/2015), fitur andalan pertama yang akan tersedia di Android M adalah `Voice Access`. Fitur ini diperkirakan akan sangat menarik perhatian karena memungkinkan pengguna untuk mengoperasikan perangkat tanpa harus menyentuhnya sama sekali.

Voice Access akan menyediakan perintah suara pada aplikasi yang dibuat oleh developer pihak ketiga, sehingga nantinya aplikasi-aplikasi yang terdapat pada perangkat dapat dinavigasi hanya dengan suara, tanpa perlu menyentuh layar.

Sementara itu, fitur andalan kedua adalah `Nearby`, yang memungkinkan perangkat Android berkomunikasi dengan perangkat lain yang berdekatan. Fungsinya hampir serupa dengan fasilitas NFC, hanya saja Nearby berjalan dengan teknologi yang berbeda.

Belum ada kepastian apakah dua fitur tersebut benar akan tersedia di Android versi 6.0 M. Namun yang pasti, Google memang harus memberikan perubahan segar pada Android M. Sebab, pertumbuhan Android 5.0 Lollipop sendiri dikabarkan masih belum memuaskan.

Berdasarkan data per 4 Mei 2015, Android Lollipop hanya menguasai 9,7 persen pangsa pasar atau menempati posisi ketiga versi Android terpopuler.

Versi Android yang saat ini mendominasi adalah versi 4.4 KitKat dengan menguasai 39,8 persen pasar Android. Sedangkan posisi kedua ditempati oleh Android Jelly Bean versi 4.1.x hingga 4.3 dengan 39,2 persen.

Google akan menggelar uji coba fitur baru untuk mempercepat penelusuran di laman situsnya dan lebih hemat data. Fitur baru ini nantinya dapat digunakan melalui browser Chrome atau browser Android. 

Google tengah berusaha agar para pengguna internet di Indonesia bisa menjelajahi web atau situs melalui ponsel dengan lebih cepat dan hemat data. Sayangnya kecepatan internet yang sering kali lambat mempersulit pengguna untuk mendapatkan informasi melalui ponsel dan kadang membuat frustasi.

Karena itu, Google berusaha mengatasi masalah tersebut. Dua pekan lagi, perusahaan akan menguji coba fitur baru yang diharapkan bisa membuat laman situs dapat diakses dengan lebih cepat.

"Jika Anda tinggal di Indonesia dan menggunakan ponsel Android dengan koneksi lambat seperti 2G, Anda akan melihat bahwa laman web bisa dimuat lebih cepat dengan data yang lebih hemat, melalui Chrome atau browser Android," jelas Product Manager Google Search Team, Hiroto Tokusei, dalam keterangan resminya, Minggu (3/5/2015).

Berdasarkan eksperimen Google sebelumnya, fitur baru ini dapat membuat laman web bisa dimuat empat kali lebih cepat. Selain itu bisa lebih hemat data hingga 80 persen dan menampilkan 50 persen lebih banyak konten di laman web.

"Laman yang dioptimalkan dan lebih cepat ini akan membantu penayang dan pengiklan menjangkau audiens baru," ungkap Tokusei.

Sumber : Liputan6.com

http://www.teknowire.com/wp-content/uploads/2015/04/heres-how-google-project-fi-lines-up-against-the-big-four-650x300.jpg

Secara Resmi Google baru saja meluncurkan layanan baru mereka via Official Blog Google. Layanan ini disebut sebagai Project Fi. Sobat Teknowire pasti penasaran kan, apa sih Project Fi itu?
Seperti namanya, Project Fi adalah Wireless data service, artinya menawarkan koneksi terbaik bagi jaringan smartphone kita. Caranya, Project Fi akan otomatis mengganti jaringan yang dirasa lebih cepat untuk smartphone, baik di jaringan WiFi atau 4G LTE.
Khusus Nexus 6 dan 2 Provider Operator Seluler
Untuk mewujudkan proyek ini, Google menggandeng dua operator, yakni Sprint dan T-Mobile. Sayangnya, layanan yang telah diterapkan di US ini baru bisa dinikmati khusus di Google Nexus 6 saja.
Sebab Google Nexus 6 merupakan ponsel pintar pertama yang mendukung jaringan di atas jaringan.
google dan 4 operator seluler amerika
Bidness membandingkan Project Fi dengan empat raksasa Operator seluler di US. Menariknya, dua dari empat operator (T Mobile dan Sprint) merupakan bagian dari Project Google tersebut. 
Fitur Project Fi
Dengan mematok harga $20, Google telah menyediakan layanan sms, telepon dan layanan basic lain secara unlimited. Sedangkan harga bulanan untuk paket data adalah $10 untuk 1GB, $20 untuk 2GB dan seterusnya.
Kabar baiknya, kita hanya akan membayar data yang kita gunakan selama sebulan. Sisanya bisa kita gunakan lagi di bulan berikutnya. Asik bukan?
Google menjelaskan, ini merupakan layanan untuk efisiensi kecepatan data dan biaya paket dari smartphone kita. Google juga menerangkan tidak akan menjadi provider operator seluler dalam waktu dekat. Google hanya fokus pada suksesnya proyek Wireless Data Service ini.

sumber: teknowire.com

Belum lama ini kita di gemparkan dengan di rilis nya sistem operasi (OS) terbaru dari Google yaitu lollipop. Sahabat teknowire juga mayoritas masih jarang yang menggunakan smartphone android dengan sistem operasi (OS) Lollipop 5.0. dan isu yang teranyar, google siap untuk meluncurkan sistem operasi (OS) untuk android terbaru.
Google selalu memberikan nama ‘kudapan manis’ dan sesuai urutan abjad untuk sistem operasi (OS) besutannya, Android, seperti KitKat untuk versi 4.4 dan Lollipop untuk versi 5.0. Lalu apakah nama yang akan selanjutnya diberikan Google untuk Android terbaru atau versi 6?
sumber 
Meski belum ada bocoran informasi dari Google, seorang desainer bernama Vladislav Vitula membuat sebuah video konsep untuk OS Android terbaru. Dalam video itu, dia memprediksi penerus Lollipop adalah Muffin — merujuk pada kue Muffin.
Menurut Vitula, Google bisa saja memberikan nama Muffin untuk Android terbaru. Ia pun mencurahkan pendapatnya mengenai fitur-fitur apa saja yang kemungkinan akan dimiliki oleh Android 6.0 nanti.
 
Fitur yang di tawarkan
 
Ada dua fitur utama yang menurutnya akan hadir di Android 6.0 yaitu Multi-Windows dan Quick Reply.
Bagi yang kurang familiar dengan Multi-Windows, fitur ini pada dasarnya memungkinkan pengguna menjalankan dua aplikasi secara bersamaan. Sedangkan Quick Reply, Vitula membayangkan pengguna perangkat Android 6.0 bisa membalas pesan yang masuk secara langsung di bar notifikasi.
Sebagai catatan, konsep Android 6.0 ini bukan berasal dari Google secara resmi. Kendati demikian, video konsep yang dirilis di YouTube ini berhasil menarik perhatian netter. Demikian seperti dilansir Phone Arena, Rabu (22/4/2015).
Sumber : www.teknowire.com